Industri Shuttlecock Tegal Untuk Dunia

Industri Shuttlecock Tegal

Sebagai orang tegal pastinya bangga. Selain kotanya yang terkenal dengan indutri makanan dan minuman, seprti industri teh, industri ikan asin dan lainnya. Ternya ada salah satu indutri kota tegal yang sudah mendunia. Yakni industri shuttlecock tegal.

Shuttlecock merupakan salah satu alat yang digunakan untuk bermain bulutangkis. Yakni olahraga yang sangat terkenal dan terdapat diberbagai ajang perlombaan didunia.  Diindonesia sendiri bulutangkis masih menjadi olahraga andalan dan sangat populer.

Shuttlecock Tegal

Selain olahraganya yang manjadi andalan ternyata indonesia juga memilki indutri alat olahraga bulutangkis yang mendunia. Yakni shuttlecock. Tepatnya di Kota Tegal, Jawa Tengah. bisnis yang dilakukan secara turun-temurun ini sudah mencapai 210 unit usaha kecil dan menengah serta 10 unit perusahaan besar. Sebagian usaha yang berada di Kota Tegal, Jawa Tengah tersebut adalah PT Gajahmada di Jalan Gajahmada, PT Sinar Mutiara di Jalan Kapten Sudibyo, PT Mido di Jalan Udang, PT Tora Sakti Indotama dan PT Garuda Budiono Putra.

Shuttlecock diproduksi dari bulu itik dan angsa. Banyak para warga di tegal yang memelihara itik dan angsa untuk diambil bulunya, Namun tidak hanya bulu itik yang daerah lokal saja, untuk memenuhi kebutuhan bulu yang banyak. Industri ini membeli bulu itik dan angsa dari daerah lain di indoneisa.

Metode Pengolahan Bulu Angsa Dan Itik Menjadi Shuttlecock

  1. Bulu-Bulu Itik dan angsa dibersihkan dan direndam menggunakan pemutih serta soda api selama beberapa jam.
  2. Selanjutnya, bulu dibilas dan dikeringkan. Setelah itu, bulu-bulu dirapikan dan dicetak dengan alat pon. Jika setelah dicek masih ada bagian yang belum sempurna,
  3. Shuttlecock akan dirapikan dan dibersihkan secara manual. Proses dilanjutkan dengan memasang 16 bulu pada dudukan kepala dari gabus.
  4. Jumlah ini juga disesuaikan dengan standar internasional. Terakhir, susunan itu dikaitkan dengan benang dan lem.

Setiap industri pastinya sangat terpengaruh terhadap lingkungan, Industri Shuttlecock sendiri juga sama kendala yang terjadi ketika Cuaca yang tidak memungkinkan seperti proses penjemuran. Dalam sehari industri Shuttlecock sendiri dapat memproduksi 12000 Shuttlecock perhari.